Kapal Pembawa TKI Ilegal dari Rupat ke Malaysia Tenggelam, 10 Hilang 

Kapal Pembawa TKI Ilegal dari Rupat ke Malaysia Tenggelam, 10 Hilang 

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Kapal pompong yang diduga mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dikabarkan tenggelam saat menuju Malaysia.

Kapal pompong tersebut mengangkut 20 orang. Basarnas Pekanbaru melalui informasi yang diterima dari Polairud Tanjung Medang mengungkapkan, hanya 10 orang yang dipastikan selamat. Sedangkan 10 lainnya masih dalam pencarian.

Seluruh TKI tersebut diketahui berangkat dari Pulau Rupat, Bengkalis pada Selasa (21/1/2020) malam, sekira pukul 21.30 WIB. Karamnya kapal tersebut diduga karena mengalami kebocoran.


Adapun data korban selamat berdasarkan informasi Basarnas Pekanbaru sebagai berikut:

1. Nama: Een Saputra
Umur: 30 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Dusun Petua Desa Lhok Medang Ara Prov. Aceh

2. Nama: Mariska Sari
Umur: 30 tahun
Agama: Islam
Alamat: Pemalang, Jawa Tengah

3. Nama: Abdullah Faiz
Umur: 25 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Amplas, Medan

4. Nama: Doni Siregar
Umur: 25 Tahun
Agama: Kristen
Alamat: Kampung Lalang, Medan

5. Nama: Rudiansah
Umur: 25 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Kampung Mesjid, Rantau Prapat

6. Nama: Sumon
Umur: 32 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Bangladesh

7. Nama: Uli Handayani
Umur: 39 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Simpang Padang, Langkat

8. Nama: Fitria
Umur: 40 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Air Joman, Kisaran

9. Nama: Herman
Umur: 29 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Kampung Seroja Batubara

10.Nama: Abib
Umur: 28 thn
Agama: Islam
Alamat: Kota Jambi

"Informasinya ada 10 orang korban yang belum diketahui, dan kita akan melakukan pencarian terhadap korban tersebut," kata Leni Tadika, Kapten Kapal Negara (KN) RB 218 Basarnas Pekanbaru, Rabu (22/1/2020).

Dalam pencarian tersebut, Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, melalui Kapten RB 218 Leni Tadika menurunkan RIB (Rigid Inflatable Boat) beserta awaknya yang standby di perairan Kota Dumai.

"Kita berharap seluruh korban dapat kita selamatkan," terang Ishak.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban masih dilakukan oleh tim SAR Gabungan. Hari ini (23/1/2020) pukul 07.00, Kapal Negara 218 kembali bergerak menuju lokasi kejadian. Adapun unsur yang terlibat di antaranya Polair Dumai, KSOP, dan TNI AL.


Reporter: M. Ihsan Yurin



Tags Peristiwa